MAKNA RAMADHAN

     Ramadhan merupakan salah satu arena “penggembelengan” mental agar terbentuk pribadi yang takwa. Seseorang memiliki pribadi yang takwa maka ia bukan hanya bermanfaat bagi dirinyatetapi juga bagi orang disekitarnya. Ramadhan mengajarkan bahwa hidup menusia hakikatnya adalah beriman dan taat kepadayang maha pencipta, karena semua manusia sedang berjalan menuju kampung akhirat maka takwa menjadi sebaik-baiknya bekal untuk kehidupan di dunia dan akhirat.
     Pada bulan Ramadhan kali ini, maka yang pertama saya lakukan yaitu bersyukur, segala uji bagi allah SWT karena masih dipertemukan kembali dengan bulan suci ini. Betapa tidak bulan ii bagaikan tetra sale (bahkan unlimited) dari allah SWT yang meberikan pahalanya berlipat-lipat dibandingkan bulan-bulanlainnya, walaupun amalan kita hanya sekecil dzarah.
Ramadhan dan kewajiban berpuasa didalamnya, tidak diragukan lagi hikmahnya bagi umat manusia. Tidak dapat perintah Allah SWT yang tidak berguna bagi manusia. Sang pencipta meenyediakan al-Quran sebagai pedoman mutlak hidup kita. Dibulan Ramadhan rasanya tujuan setiap perbuatan dalam kehidupan semakin jelas, dan keinginan untuk selalu menyentuh Alquran begitu kuat.
    Bagi saya, Ramadhan kali ini sangat berarti karena saya bisa kembali kekampung halaman untuk menunaikan ibadah puasa bersama dengan keluarga, meskipun tidak lama tapi setidaknya saya  bisa berkumpul dengan keluarga di hari pertama puasa, yang sangat dirindukan yaitu berkumpul dengan keluarga dan menyantap makanan sahur dan buka puasa, dan bertarawih bersama.
Kebersamaan yang tercipta pada bulan Ramadhan ini sangat sempurna. Pasalnya, jika pada hari-hari biasa, untuk bersama keluarga seringkali harus dengan memperhitungkan jadwal kuliah, maka pada Ramadhan kali ini tidak ada kompromi apapun untuk mengumpulkan keluarga.
Hikmah dengan berpuasa dibulan Ramadhan, sangat dirasakan positif terhadap kedispinan,solidaritas, kesabaran, keikhlasan dan tentu saja kejujuran.

Komentar